Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin bersiap menjadi titik pusat peringatan malam Nisfu Syaban 1447 Hijriah di Kalimantan Selatan pada Senin malam, 2 Februari 2026. Panitia mengestimasi sekitar 40.000 jemaah akan memadati kawasan masjid terbesar di Bumi Antasari tersebut.
BANJARMASIN, koranbanjar.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalsel, H. Muhammad Tambrin, menyatakan bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan untuk menjamin kelancaran ibadah.
“Rangkaian ibadah akan dimulai dengan salat Magrib berjemaah, pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali, selawat, salat sunah tasbih, hingga salat Hajat sebelum diakhiri salat Isya berjemaah,” terang Tambrin, Jumat (30/1/2026) di Banjarmasin.
Mengingat akan membeludaknya jemaah, panitia melakukan rekayasa penempatan saf secara spesifik.
Jemaah perempuan diipusatkan di dalam bangunan utama Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Jemaah Laki-laki menempati area parkir dan lahan terbuka, dengan posisi imam berada di depan Gedung Mahligai Pancasila.
Area overflow, menampung jemaah tambahan di lapangan ber-paving blok berkapasitas 6.000 orang serta kawasan sekitar Gedung KNPI.
Acara ini dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, jajaran pimpinan DPRD, serta tokoh agama setempat.
Selain fasilitas fisik, panitia juga menambah instalasi penerangan di titik-titik krusial untuk aspek keamanan.
Terkait potensi kemacetan, Kanwil Kemenag telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan guna mengatur arus lalu lintas di sekitar masjid.
“Kami mengimbau masyarakat untuk hadir lebih awal, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan tetap menjaga ketertiban selama prosesi ibadah berlangsung,” tambah Tambrin.
Meski berpusat di Banjarmasin, peringatan serupa juga akan digelar serentak di masjid-masjid agung di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.
Tambrin berharap momentum ini menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus doa bersama untuk keberkahan daerah. (yon/bay)












