Tingginya antusiasme jemaah yang menuju momen 5 Rajab Sekumpul membuat persediaan logistik di Posko Rest Area 1 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ludes di luar perkiraan.
BANJARMASIN, koranbanjar.com – Sebanyak 3.000 porsi makanan yang awalnya disiapkan untuk cadangan tiga hari, justru habis terserap jemaah dalam waktu singkat, Minggu (28/12/2025).
Posko yang berlokasi di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel ini menjadi titik singgah favorit lantaran posisinya yang strategis sebagai pintu masuk utama jemaah dari arah Banjarmasin dan Kalimantan Tengah.
Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus keterkejutannya atas membludaknya jumlah jemaah yang mampir ke rest area tersebut.
”Subhanallah, ini benar-benar di luar dugaan. Kami sudah menyiapkan sekitar 3.000 bungkus makanan yang kami perkirakan cukup untuk tiga hari. Namun, baru saja dibuka, beberapa karung logistik sudah habis keluar. Antusiasme masyarakat luar biasa,” ujar Sri Mawarni.
Meski prediksi logistik sempat meleset karena lonjakan massa, Sri memastikan pihaknya bersama 6 SKPD kolaborator tetap bergerak cepat untuk memastikan pelayanan tidak terputus.
Sejak dini hari hingga malam, petugas di posko terus bersiaga menyediakan asupan bagi jemaah yang kelelahan akibat kemacetan panjang.
Meski harus melayani ribuan orang dalam waktu cepat, Dispersip Kalsel tidak menurunkan standar kualitas hidangan. Sesuai arahan Gubernur Kalsel, H. Muhidin. Seluruh makanan yang disajikan harus dalam kondisi segar, enak, dan layak konsumsi.
”Kami tidak mau menyajikan makanan yang tidak bagus. Semua harus enak. Kami menyediakan menu beragam mulai dari nasi goreng ayam bakar, ayam lalapan, mie merah, hingga nasi kuning. Bahkan, khusus untuk nasi samin, kami sediakan 1.000 bungkus sendiri,” jelasnya.
Sri menambahkan bahwa kepuasan dan kebahagiaan jemaah adalah prioritas utama. Melihat wajah-wajah jemaah yang sumringah saat menikmati hidangan di tengah perjalanan jauh menjadi energi tambahan bagi para petugas di posko.
Sri Mawarni juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila ada jemaah yang belum terlayani secara maksimal akibat padatnya arus manusia yang singgah ke kantor Dispersip.
”Dengan segala keterbatasan, kami tetap berupaya optimal menggunakan fasilitas yang ada. Segala upaya dan kekuatan sudah kami kerahkan untuk melayani sebaik-baiknya. Jika ada hal yang kurang, kami mohon maaf karena ini benar-benar di luar ekspektasi kami,” tutur Sri.
Kegiatan layanan rest area ini merupakan hasil sinergi antara Dispersip Kalsel, Sekretariat DPRD, Dinas Perdagangan, RS Ansari Saleh, Dinas Perhubungan, serta Dinas Koperasi dan UMKM. Melalui semangat gotong royong ini.
Pemprov Kalsel berharap dapat membantu kelancaran perjalanan jemaah menuju Martapura sekaligus mengharap keberkahan dari momen 5 Rajab Sekumpul. (yon/bay)
Prediksi Meleset, Ribuan Porsi Makanan di Posko Dispersip Kalsel Ludes dalam Sekejap












