Panggung MGR Banjarbaru Segera Direnovasi Menggunakan Angggaran Pokir DPRD

Renovasi bertujuan mengembalikan Minggu Raya (MGR) sebagai sentra magnet kegiatan. (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Renovasi yang dilakukan bertujuan mengembalikan Minggu Raya (MGR) sebagai sentra magnet kegiatan, yang diharapkan memicu perputaran ekonomi bagi UMKM dan ekosistem di sekitarnya, dan memastikan ada perubahan dari hal-hal kumuh serta konsep yang lepas.

BANJARBARU,koranbanjar.com – Semua itu bagian dari upaya tindaklanjuti harapan senior MGR serta orang-orang disana dan selaras dengan program yang dilakukan oleh Wali Kota Lisa Halaby penataan wajah kota, disampaikan Presiden MGR yang sekaligus anggota DPRD Banjarbaru komisi II Putra Qomaluddin Attar Nurriqi.

“Ini semua adalah tindaklanjut apa yang menjadi harapan kawan-kawan senior MGR dan orang-orang yang berada disana. Artinya dari kotor, dari nasi yang tidak baik dan semacamnya,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon Kamis (29/1/2026).

Qomal menjelaskan terkait renovasi yang akan dilakukan sementara desain yang dirubah itu atap, panggung, drainase, pertokoannya serta bagian atapnya juga, bukan hanya atap utama, itu rencana DED (Detail Engineering Design).

“Tahapan itu sebenarnya untuk dianggaran itu tidak ada wacana secara keseluruhan, seperti apa nanti tahapannya kita belum tau,” papar Qomal.

Ia juga menjelaskan untuk DED itu masih proses panjang banyak revisi, masih ada review-review lagi dan tahapannya masih banyak baik itu secara anggaran, teknis, dan hal-hal terkait prioritas.

Namun sesuai permintaan dari tindaklanjut yang ia paparkan serta selaras apa yang menjadi program ibu Wali Kota maka renovasi MGR ​fokus Item pekerjaan pada pengadaan Panggung dan Sound System menggunakan anggaran Pokirnya.

“Jadi panggung dan sound system itu memang ada dianggarkan di murni ini. Karena sesuai permintaan yang sudah masuk sejak 2025, dan itupun nilainya kecil sekitar 200jt diproyeksikan terealisasi pada tahun 2026 ini,” jelasnya.

Sambungnya untuk alokasi anggaran sekitar Rp200 juta masing-masing Rp100 juta untuk panggung dan untuk sound system, untuk tahap pengerjaaannya sendiri nantinya berada di dua SKPD yaitu Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarbaru.

Qomal berharap dan berkeinginan meninggalkan kenangan baik sebagai pengurus dan yang bisa bermanfaat tentunya bagi penerima yang ada di MGR seperti Pokdarwis dan kepengurusan lingkungan.

“Karena hal tersebut sebagai sentral untuk magnet di Minggu Raya sehingga itu nantinya akan berpengaruh kepada ekosistem ekonomi di sana,” pungkasnya. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *