PAM Bandarmasih Siapkan 7 Program Strategis 2026, Targetkan Distribusi Air Lebih Merata

Komitmen PAM Bandarmasih terus melakukan peremajaan pipa bocor untuk distribusi air yang merata. (Foto: PAM Bandarmasih/Koranbanjar.com)

PAM Bandarmasih menyiapkan tujuh program strategis pada 2026 guna mendorong pemerataan distribusi air bersih hingga ke wilayah ujung jaringan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan daerah itu dalam menjawab berbagai keluhan pelanggan terkait tekanan air rendah, kebocoran pipa, hingga gangguan layanan di sejumlah kawasan.

BANJARMASIN, koranbanjar.com – Rencana tersebut disampaikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PAM Bandarmasih yang digelar di halaman kantor setempat, Minggu (15/2). Kegiatan turut dihadiri jajaran pemerintah kota, dewan komisaris, direksi, dan karyawan.

Pelaksana Harian Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan tujuh program strategis tersebut difokuskan pada pembenahan sistem distribusi dan penguatan jaringan layanan, terutama di wilayah yang selama ini dinilai belum terlayani optimal.

“Program strategis ini bertujuan untuk memastikan distribusi air lebih merata dan tekanan air stabil hingga ke seluruh ujung pelayanan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, salah satu prioritas pembenahan akan dilakukan di kawasan Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat yang masih memerlukan peningkatan kualitas jaringan.

Selain itu, perbaikan kebocoran serta penguatan pengawasan terhadap potensi kehilangan air juga menjadi perhatian manajemen.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan. Menurutnya, laporan masyarakat terkait distribusi air yang belum merata harus menjadi bahan perbaikan.

“Pengalaman sebelumnya harus dijadikan evaluasi. Perbaikan sistem dan inovasi pelayanan penting agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara adil,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama PAM Bandarmasih, Edy Wibowo, menilai keberhasilan program strategis tidak hanya bergantung pada manajemen, tetapi juga soliditas internal perusahaan. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas bagian agar target pemerataan distribusi dapat tercapai.

Menurutnya, transformasi pelayanan membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari jajaran pimpinan hingga petugas lapangan.

Selain memaparkan rencana kerja, peringatan HUT ke-53 juga diisi dengan kegiatan kebersamaan dan pemberian apresiasi kepada karyawan. Namun demikian, perhatian utama publik tetap tertuju pada realisasi program strategis yang dijanjikan.

Dengan dicanangkannya tujuh program strategis tersebut, masyarakat kini menanti implementasi konkret di lapangan, terutama bagi pelanggan di wilayah yang selama ini berada di ujung jaringan distribusi. (yon/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *