‎Mudik Lebaran, Jalan Lingkar Selatan yang Rusak Parah Disorot DPRD Kalsel ‎

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Rosehan Noor Bahri. (Foto: Leon/Koranbanjar.com)

Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri, kondisi Jalan Lingkar Selatan di Kota Banjarmasin kembali menjadi sorotan. Kerusakan parah di sejumlah titik dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat intensitas kendaraan meningkat.

BANJARMASIN, koranbanjar.com – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rosehan Noor Bahri atau yang dikenal sebagai Julak Rosi, menyayangkan kondisi jalan tersebut yang disebut telah lama tidak mendapatkan penanganan serius dari pemerintah daerah.

‎“Sudah puluhan tahun kondisi ini dibiarkan. Baik pemerintah provinsi maupun kota, belum ada penanganan yang maksimal. Padahal sekarang menjelang Lebaran, arus mudik pasti meningkat,” ujarnya di sela Sosialisasi Perda (Sosper) di Taher Squer Banjarmasin, Rabu (18/3/2026).

‎Ia mengungkapkan, selain dipenuhi lubang, kondisi jalan juga minim penerangan pada malam hari. Hal ini dinilai semakin meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.

‎Julak Rosi juga mengapresiasi peran jurnalis dan masyarakat yang aktif menyoroti persoalan infrastruktur melalui pemberitaan maupun media sosial. Menurutnya, perhatian publik menjadi dorongan penting agar pemerintah segera bertindak.

‎“Kami di DPRD sangat bersemangat memperjuangkan aspirasi ini. Namun, kewenangan kami terbatas, hanya sebatas menggaungkan, bukan mengeksekusi,” katanya.

‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Jalan Lingkar Selatan merupakan kewenangan Balai Jalan Nasional, sehingga perbaikannya berada di bawah pemerintah pusat. Hal ini menjadi salah satu kendala dalam percepatan penanganan.

‎Selain itu, ia menyoroti tidak adanya perwakilan legislator asal Kalimantan Selatan di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan perjuangan aspirasi daerah di tingkat pusat.

‎“Inilah salah satu kendala kita dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur ke pusat. Di sisi lain, anggota dewan juga harus menjalankan instruksi partai,” jelasnya.

‎Tak hanya Jalan Lingkar Selatan, Komisi III DPRD Kalsel juga menyoroti kondisi Jembatan Banua Hanyar yang dilaporkan mengalami kerusakan. Infrastruktur tersebut dinilai perlu segera ditangani demi menjamin keselamatan masyarakat.

‎DPRD Kalsel pun mendorong pemerintah pusat melalui instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran, guna mengantisipasi potensi kecelakaan dan kemacetan. (yon/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *