KOSTI Kalsel Dukung Kepengurusan DPP KOSTI Periode 2025-2029

KOSTI Kalsel dukung kepengurusan DPP KOSTI periode 2025-2029. (Foto: Leon/Koranbanjar.com)

Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kalimantan Selatan secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) KOSTI) periode 2025–2029 yang ditetapkan melalui mekanisme organisasi dan telah disahkan secara hukum negara.

BANJARMASIN, koranbanjar.com – Ketua KOSTI Kalimantan Selatan, Tarwin Patik, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen daerah dalam menjaga tertib organisasi serta keberlanjutan program pelestarian sepeda tua dan nilai sejarah budaya bangsa.

“KOSTI Kalsel berkomitmen mengikuti kepengurusan DPP KOSTI yang sah. Seluruh pengurus kabupaten dan kota kami minta untuk mematuhi AD/ART dan struktur yang telah ditetapkan DPP,” ujar Tarwin, Senin (12/1/2026).

Tarwin menjelaskan, DPP KOSTI di bawah kepemimpinan Purnomo SR merupakan hasil kongres yang dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Secara legal formal, kepengurusan tersebut diperkuat dengan Surat Keputusan DPP KOSTI Nomor 001/DPP-KOSTI/X/2025 tertanggal 20 Oktober 2025 serta Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor AHU-0002139.AH.01.08 Tahun 2025 tentang Persetujuan Perubahan Perkumpulan Komunitas Sepeda Tua Indonesia.

Legalitas tersebut juga didukung oleh sejumlah akta notaris, mulai dari Akta Pendirian Perkumpulan KOSTI tahun 2015, Akta Risalah Rapat Anggota tertanggal 3 November 2025, hingga Akta Perubahan Alamat Sekretariat tertanggal 20 November 2025.

KOSTI Kalsel mengimbau seluruh jajaran pengurus kabupaten dan kota, komunitas, serta klub sepeda tua di wilayah Kalimantan Selatan agar menjadikan kepengurusan DPP KOSTI periode 2025–2029 sebagai satu-satunya rujukan organisasi.

Menurut Tarwin, kepatuhan terhadap struktur yang sah akan mencegah terjadinya konflik internal dan memastikan setiap kegiatan KOSTI berjalan dalam koridor hukum.

“Ketertiban organisasi adalah kunci agar KOSTI tetap dipercaya oleh mitra, pemerintah, dan masyarakat,” katanya.

Di tengah dinamika organisasi, KOSTI Kalimantan Selatan menegaskan tetap fokus pada misi utama, yakni pelestarian sepeda tua sebagai bagian dari warisan sejarah dan budaya bangsa.

Tarwin berharap dukungan penuh dari daerah dapat memperkuat peran KOSTI secara nasional dalam menjaga nilai-nilai sejarah, edukasi publik, serta pengembangan komunitas sepeda tua di Indonesia. (yon/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *