Banjar  

DPRKPLH Kabupaten Banjar Tegur Penyedia Segera Perbaiki Proyek CBS Martapura

Kepala DPRKPLH  Kabupaten Banjar Akhmad Baihaqie Senin (9/2/2026). (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar com)

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar telah mengirimkan surat teguran keras kepada penyedia (kontraktor) untuk segera memperbaiki kerusakan proyek taman CBS Martapura dimasa pemeliharaan.

BANJAR,koranbanjar.com – Teguran ini  menanggapi isu publik yang menjadi sorotan belakangan ini terkait proyek revitalisasi RTH CBS Martapura yang telah rampung secara fisik dan dibuka untuk masyarakat umum.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala DPRKPLH  Kabupaten Banjar Akhmad Baihaqie Senin (9/2/2026).

Tindaklanjut dari keluhan masyarakat dan juga menjadi sorotan serta evaluasi pada rapat gabungan DPRD Kabupaten Banjar.

Ia menekankan dimasa pemeliharan pihak penyedia bisa sempurnakan pengerjaan dan perbaikan kerusakan.

“Mudah-mudahan di masa-masa pemeliharaan ini penyedia bisa memperbaikinya, kami sudah berkirim surat dan juga menyampaikan secara tegas, tolong segera diperbaiki karena ini juga berkaitan dengan kenyamanan publik,” ucapnya.

Baihaqie menjelaskan, kendati dalam perjalanan pelaksanaan proyek memang alami keterlambatan dan sempat muncul sejumlah isu publik terkait hasil pembangunan pasca dibukanya Taman CBS Martapura.

Baik yang dinilai sudah sempurna maupun yang masih dianggap kurang maksimal secara kontraktual, pekerjaan telah dinyatakan selesai sesuai mekanisme.

“Bahwa proyek revitalisasi CBS tersebut sudah selesai 100% secara fisik dan serah terima berita acara oleh pihak penyedia pada tanggal 10 Januari 2026,” papar Baihaqie.

Terkait dengan keterlambatan pekerjaan, kontraktor dikenakan denda keterlambatan karena melewati batas kontrak awal pada 26 Desember 2025 dengan ​nilai denda sebesar 1 persen dari total nilai kontrak Rp 8 miliar.

“Mereka diberi kesempatan untuk menyelesaikan dengan sisa waktu yang ada itu sekitar 15 hari dengan denda keterlambatan kurang lebih 8 juta per hari dan sudah kita setorkan,” jelasnya.

Pada masa pemeliharaan selama 6 bulan, dana yang dialokasikan untuk pemeliharaan adalah sebesar 5% dari nilai kontrak Rp8 miliar kurang lebih 400 juta.

Selanjutnya adanya ​fasilitas rusak lampu mati, tanaman rumput, masalah drainase hingga terjadi kubangan Baihaqie pastikan semua sudah diidentifikasi juga menjadi catatan dan menjadi tanggung jawab penyedia untuk diperbaiki selama masa pemeliharaan.

Terdapat tanaman yang rusak karena terinjak oleh pengunjung, yang salah satunya disebabkan oleh belum adanya papan imbauan di lokasi tersebut.

Masalah drainase yang sempat menimbulkan kubangan genangan air.

Menurutnya, sebagian saluran drainase di area taman belum terkoneksi dengan baik dan ada perbedaan level ketinggian landscape taman yang terlalu rendah dari perencanaan awal.

“Drainase itu sebenarnya ada di sekeliling taman, tapi memang ada beberapa yang koneksinya kurang bagus. Landscape taman juga terlalu rendah, sehingga ini menjadi catatan dan akan diperbaiki di masa pemeliharaan,” jelasnya.

Terkait penerangan, Baihaqie mengakui jumlah lampu yang terpasang saat ini belum maksimal.

Dari perencanaan awal yang mencantumkan puluhan titik lampu, saat ini hanya sebagian yang aktif akibat adanya perubahan pekerjaan (Contract Change Order/CCO).

“Nanti ke depannya akan kita tambahkan lagi dan kembalikan sesuai kebutuhan agar penerangan lebih maksimal, terutama pada malam hari,” ujarnya.

Baihaqie mengimbau masyarakat menekankan pentingnya budaya menjaga fasilitas taman yang sudah dibangun dan dirawat bersama

“Tolong dijaga dan dirawat bersama. Ini adalah fasilitas publik milik kita semua, jika taman ini bagus dan nyaman, yang menikmati adalah masyarakat sendiri dan manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” pungkasnya.

DPRKPLH Kabupaten Banjar juga masih menunggu jadwal ulang rapat dengan dewan untuk memberikan penjelasan lebih rinci bersama penyedia dan perencana untuk membahas sejumlah catatan teknis tersebut. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *