Religi  

Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Begini Pengaturan Tempatnya

Area utama Masjid Tuhfaturroghibin
Area utama Masjid Tuhfaturroghibin

Peringatan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari diharapkan berlangsung dengan tertib melalui sejumlah pengaturan jamaah yang ditetapkan panitia. Area utama Masjid Tuhfaturroghibin diperuntukkan bagi laki-laki, sementara jamaah perempuan ditempatkan di beberapa gedung pesantren yang telah disediakan, serta jamaah juga diperbolehkan menempati rumah keluarga atau teman di sekitar lokasi. Pengaturan ini bertujuan menjaga kenyamanan, ketertiban, serta kelancaran pelaksanaan haul.

BANJAR, koranbanjar.com – Peringatan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari kembali dilaksanakan dengan harapan berjalan penuh khidmat dan tertib.

Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mengenang jasa serta mengambil berkah dari perjuangan ulama besar yang dikenal dengan sebutan Datu Kalampayan tersebut.

Dalam rangka menjaga kenyamanan dan kelancaran pelaksanaan haul, panitia telah menetapkan sejumlah pengaturan bagi para jamaah. Hal ini bertujuan agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.

Panitia membagikan informasi sejumlah pengaturan bagi para jamaah lewat media sosial yang isinya sebagai berikut.

Pengumuman tentang pengaturan tempat.
Pengumuman tentang pengaturan tempat.

Pertama, ruang induk Masjid Tuhfaturroghibin beserta area di sekitarnya dikhususkan untuk jamaah laki-laki. Pengaturan ini dilakukan untuk menghindari kepadatan yang berlebihan serta memberikan ruang yang lebih nyaman bagi jamaah dalam beribadah dan mengikuti rangkaian acara haul.

Kedua, jamaah perempuan telah disediakan tempat khusus di gedung-gedung Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan area sekitarnya.

Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain Gedung Unit 1 (warna kuning), Gedung Unit 2 (warna oranye), dan Gedung Unit 3 (warna hijau). Pembagian ini diharapkan memudahkan jamaah perempuan dalam menemukan tempat serta menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Selain itu, bagi jamaah yang ingin bertempat di rumah keluarga atau kenalan di sekitar lokasi haul juga diperbolehkan. Hal ini memberikan alternatif bagi jamaah yang ingin mendapatkan suasana yang lebih nyaman dan tidak terlalu padat.

Panitia juga mengimbau seluruh jamaah untuk senantiasa mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap aturan yang telah ditetapkan merupakan kunci utama dalam menciptakan suasana haul yang tertib, aman, dan penuh keberkahan.

Ketua Pelaksana Haul Datu Kalampayan, Guru Ahmadi Hamid membenarkan isi informasi itu.

“Benar informasi itu dibuat agar menjaga kenyamanan dan kelancaran pelaksanaan haul serta kemudahan tempat jamaah,” katanya saat dikonfirmasi via whatsaap.

Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan pelaksanaan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir.(mj-40/sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *