Banjar  

Dinas Sosial Kabupaten Banjar Kontinu Distribusi Kebutuhan Makanan Warga Terdampak Banjir

Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar terus mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi banjir, Kamis (15/1/2026). (Sumber Foto: Saukani/kotanbanjar.com)

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Banjar terus mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi banjir

BANJAR,koranbanjar.com – Hingga hari ke-16 tahap tiga masa tanggap darurat Kabupaten Banjar,  3 dapur umum telah melayani ribuan warga terdampak banjir yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr. Erny Wahdini, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga titik utama dapur umum yang masih aktif.

Yakni di Dinas Sosial tarikan dari Martapura Timur, Martapura Barat, dan dapur umum Sungai Tabuk.

“Untuk dapur umum di Dinas Sosial ini melayani Martapura Timur dan kecamatan lainnya,” kata dia, dikonfirmasi di ruang kerja pada Kamis (15/1/2026).

Pada awalnya, sambung dia,  melayani sekitar 6.000 bungkus per hari sejak hari pertama sampai hari ke-10, namun karena jumlah pengungsi mulai berangsur berkurang, saat ini pihaknya melayani sekitar 4.200 bungkus per hari.

Ditambahkan, dapur umum di Martapura Barat dan Sungai Tabuk masing-masing masih melayani sekitar 5.000 bungkus makanan per hari.

Mulai hari ini juga terjadi pengurangan pengungsi sebagian masyarakat sudah kembali ke rumah karena kondisi banjir berangsur turun.

“Bantuan makanan diprioritaskan bagi warga yang berada di pengungsian serta masyarakat terdampak banjir yang tidak dapat dan belum bisa menjalankan aktivitas ekonomi secara normal,” imbuh Erny

Dalam pelaksanaannya, para pengungsi mendapatkan makan dua kali sehari dari dapur umum, sedangkan satu kali makan tambahan yang didukung oleh pihak MBG.

Untuk proses memasaknya sendiri dikelola oleh Tagana dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga turut membantu secara bergiliran melalui sistem shift, terutama dalam proses pembungkusan makanan.

“Mereka sudah terlatih memasak untuk ribuan orang, aktivitas memasak bahkan sudah dimulai sejak pukul tiga subuh agar makanan bisa segera didistribusikan,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan, satu dapur umum Kabupaten Banjar memerlukan kurang lebih sekitar 1 ton beras per hari untuk melayani kurang lebih 5.000 bungkus nasi.

“Kalau telur, per hari dalam satu dapur bisa mencapai 5.000 butir, jika lauknya ikan, ya sekitar 5.000 potong untuk menunya disesuaikan, bisa sarden, telur, ayam, ikan peda, atau daging, tergantung ketersediaan,” tambah Erny.

Menu makanan disajikan bervariasi, meski tidak selalu berbeda setiap hari, menyesuaikan stok bahan pangan dan kondisi dapur umum,

Berdasarkan data terakhir, jumlah pengungsi banjir di Kabupaten Banjar tercatat sekitar 1.040 orang yang tersebar di 9 kecamatan.

Dinas Sosial juga distribusikan logistik ke bebarapa dapur umum yang ada di kecamatan-kecamatan baik itu beras, telur, sarden, mie instan, minyak goreng bahkan untuk gas elpijinya.

Sebelumnya juga selain logistik persedian dapur dan makanan Dinsos salurkan bantuan kepada warga terdampak banjir berupa peralatan dapur, kasur, selimut, tenda, pakain bayi, balita dan anak-anak.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr. Erny Wahdini, S.Pd., M.Pd, Kamis (15/1/2026). (Sber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Terkait ketersediaan logistik hingga masa tanggap darurat yang ditetapkan sampai 18 Januari, Erny menyebutkan stok bantuan terus disesuaikan dengan jumlah pengungsi masih bertahan serta warga yang belum dapat kembali beraktivitas normal secara ekonomi.

Erny berharap bencana banjir serupa tidak kembali terulang, ia menekankan pentingnya percepatan penyelesaian dan evaluasi infrastruktur pengendali banjir, seperti Waduk Riam Kiwa, serta penguatan sinergi data dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Dengan data yang cepat dan akurat, penyaluran bantuan di masa darurat dapat dilakukan lebih tepat waktu dan merata,” pungkasnya

Berikut total barang logistik yang masuk Dinsos P3AP2KB untuk pendistribusian DU (Dapur Umum) per tanggal 14 januari 2026
1 Beras 21.000 Kg
2 Sarden 15.680 Klg
3 Mie Instan 840 Dus
4 Gula 280 kg
5 Garam 28 kg
6 Kecap Manis 168 btl
7 Kopi 280 bgks
8 Teh 280 ktk
9 Air Mineral 700 dus
10 Kantong plastik 420 pack
11 Bungkus nasi 1.120 pack
12 Gas LPG 140 tbng
13 Telur 2.800 kg
14 Bawang Merah 14 kg
15 Bawang Putih 140 kg

(kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *