Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyerahkan secara langsung bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni serta Bantuan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel untuk biaya pengobatan kepada Syifa Amira, bertempat di kediaman pribadi Syifa Amira di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kamis (18/12/2025).
BANJARBARU, koranbanjar.com – Bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni sebesar Rp40 juta, sedangkan bantuan UPZ Bank Kalsel sebesar Rp10 juta yang diperuntukkan bagi biaya pengobatan Syifa Amira.
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru setelah melihat langsung kondisi kesehatan Syifa Amira yang sangat memprihatinkan, serta kondisi tempat tinggal keluarga yang dinilai tidak layak huni.
“Alhamdulillah, ini adalah tindak lanjut dari kunjungan pertama kami. Saat itu kami melihat kondisi kesehatan anak yang bernama Syifa sangat memprihatinkan. Selain itu, kami juga mendapatkan informasi bahwa keluarga mengalami musibah kehilangan barang-barang akibat kemalingan, sehingga menambah keprihatinan kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lisa Halaby menjelaskan bahwa kondisi rumah yang tidak layak, termasuk akses masuk rumah yang mudah karena pintu yang tidak memadai, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Banjarbaru untuk segera memberikan bantuan.
“Kami melihat kondisi rumahnya, pintu rumah tidak layak sehingga sangat mudah orang masuk. Dari situ kami berpikir bahwa ini harus segera dibantu. Alhamdulillah, setelah kami komunikasikan dengan Bank Kalsel, mereka langsung siap memberikan bantuan,” terangnya.
Untuk pelaksanaan renovasi rumah, Wali Kota menyampaikan bahwa pengerjaan akan dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru, berdasarkan usulan yang sebelumnya telah diajukan melalui camat setempat.
Sementara itu, untuk penanganan kesehatan Syifa Amira, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Kesehatan akan memberikan pendampingan dan bantuan pengobatan secara berkala.
“Pengobatan anak ini nantinya akan dibantu secara rutin oleh Dinas Kesehatan untuk pengecekan. Apabila diperlukan perawatan ke rumah sakit, transportasi akan difasilitasi menggunakan ambulans,” kata Lisa Halaby .
Melalui bantuan ini, Wali Kota Banjarbaru berharap dapat meringankan beban keluarga serta memastikan Syifa Amira mendapatkan tempat tinggal yang layak dan pelayanan kesehatan yang optimal sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. (bay)












